Friday, May 19, 2017

Sumber: pinterest.com
Seumpama orang yang lebih memilih perumahan kumuh di pinggiran, daripada mengejar rumah elit di perkotaan, itulah mereka yang berinfak tapi dari tiap infaknya berharap ganti cash di dunia.

Padahal Allah sudah menjanjikan ganti surga bagi yang benar-benar mengharapkannya.
Bukankah untuk mendapatkan perumahan kumuh di pinggiran tak perlu kerja keras. tak perlu banting tulang. apalagi banting uang. pun juga dunia. yang juga tak perlu dikejar karena pasti mendapatkannya.

sementara untuk mendapatkan surga, ada harga yang harus ditawar. tak hanya sebatas mengumbar angan. butuh bukti real dalam penghambaan.

maukah infak Anda hanya untuk sesuatu yang tak ada nilai tawar? sangat disayangkan!!
Padahal dahulu para sahabat, akan jauh memilih surga saat Rasulullah memberi penawaran. bukan dunia fana yang sebentar lagi akan sirna.

Maukah Anda mendapatkan jawaban dari sang pemberi rizki di akhirat kelak, "Bukankah semua infak Anda sudah saya ganti saat di dunia? Kenapa masih meminta ganti pahala?" 

Cukuplah dunia kita minta dalam do'a. tanpa perlu menyertakan dalam niat saat hendak berinfak. karena ganti surga, itu jauh lebih berharga dari dunia yang hina.

Mari luruskan niat dalam berinfak. dan yakinlah, bahwa harta yang diinfakkan tidak akan berkurang.

by Faqih Adz-Dzaky.

Coretan Dzaky . 2017 Copyright. All rights reserved. | Designed by Blogger Template